Jumat, 27 September 2019

Pondok Pesantren di Kecamatan Tegalwaru

Oleh : Ahmad Saepudin, S.Pd
Sumber : https://jabar.kemenag.go.id/dartikel-27491-alamat-pondok-pesantren-kab-purwakarta

Berikut ini List Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Tegalwaru :
1. Cadassari
2. Cadsmekar
3. Tegalsari
4. Tegalwaru
5. Cisarua
6. Warungjeruk
7. Sukahaji
8. Karoya
9. Citalang

Berikut rinciannya :
  1. Al-Fatah : Kp. Cilangkap Ds. Cadassari
  2. Al-Musa'adah : Kp. Cilangkap 008/004 Ds. Cadassari
  3. As-Syifa : Kp. Cilangkap Ds. Cadassari
  4. Darul Qolam : Kp. Cilangkap Ds. Cadassar
  5. Durotul Anwar : Kp. Babakan Cicadas Ds. Cadasmekar
  6. Nurul Huda : Kp. Cijati 009/003 Ds. Tegalsari
  7. Al-Hijrah : Kp. Ciakar Ds. Tegalwaru
  8. Al-Ikhlas : Kp. Bungursarang Ds. Cisarua
  9. Al-Mutaallimin : Ds. Cisarua
  10. Ruodotul Athfal : Kp. Margasaluyu Ds. Cisarua
  11. As-Salafiyah : Kp. Cijati Ds. Warungjeruk
  12. Mambaul Ulum : Kp. Cantilan Ds. Warungjeruk
  13. Miftahul Barokah : Kp. Babakan Cantilan Ds. Warungjeruk
  14. Miftahus Sa'adah : Ds. Warungjeruk
  15. Baetul Afiyah : Ds. Sukahaji 
  16. Sukalaksana Nurul Fata : Kp. Sukalaksana 008/003 Ds. Sukahaji
  17. Ubaedilah : Ds. Sukahaji
  18. Miftahul Ulum : Kp. Rawatutut Ds. Karoya
  19. Nurul Amal : Kp. Hegarmanah Ds. Karoya
  20. Nurul Falah : Kp. Rawatutut 014/005 Ds. Karoya
  21. Daruttawwabin : Kp. Cisalak 02 002/002 Ds. Karoya
  22. Nurul Hikmah : Ds. Citalang
  23. Nurul Huda Pusaka Mekar : Kp. Citalang 003/001 Ds. Citalang
  24. Sindang Sari : Ds. Citalang

Tradisi Amaliah NU

Sumber :
Buku Tradisi Amaliah NU & Dalil-dalilnya
Lembaga Takmir Masjid PBNU

Berikut Tradisi-tradisi Amaliah NU :
  1. Tawasul dan Istighasah
  2. Tawasul dan Istighasah dengan orang yang meninggal dunia
  3. Dzikir dengan suara nyaring
  4. Dzikir bersama-sama
  5. Tabaruk (meminta barakah)
  6. Ziarah Kubur
  7. Talkin Mayit
  8. Pahala Bacaan Al-Qur'an untuk mayit
  9. Menyuguhkan makanan kepada orang yang ta'ziyah dan hukum selametan selama tujuh hari
  10. Maulid Nabi
  11. Puji-pujian setelah Adzan
  12. Lafadz Sayyidina dalam Shalawat
  13. Shalat Dzuhur setelah Shalat Jum'at
  14. Bersalaman setelah shalat
  15. Shalat Tarawih
  16. Qadha' Shalat
  17. Shalat Awwabin
  18. Do'a Qunut dalam shalat subuh
  19. Do'a Qunut Nazilah
  20. Mengangkat tangan ketika berdo'a dan mengusap wajah setelah berdo'a
  21. Menggerakan jari ketika membaca Tahiyat
  22. Antara Karamah dan Istidraj
  23. Mencium tangan para Ulama dan para guru

Rabu, 25 September 2019

Program Kerja PWC ISNU Tegalwaru Tahap 2 selesai disusun & disepakati

Tegalsari, ISNU TGW - Pasca dilantiknya Pengurus ISNU Tegalwaru, Para Pengurus berkumpul untuk menyusun Program Kerja Tahap 2, dimana sebelumnya telah disusun Program Kerja Tahap 1 beberapa waktu setelah kegiatan revitalisasi. 

Penyusunan Program Kerja Tahap 2 ini dilaksanakan pada Selasa, 24 September 2019 di Majlis Darul Fikri Kp. Cikuda Ds. Tegalsari.  Program Kerja Tahap 2 ini merupakan tambahan dari Program Kerja Tahap 1. Hal yang mendasari Penambahan Program kerja kali ini diantaranya :
  1. Mengikuti Kebijakan dan Intruksi PC ISNU Purwakarta
  2. Melihat Perkembangan ISNU Tegalwaru sejak Kegiatan Revitalisasi (19/8/2019) s.d. Akhir September 2019, dianggap perlu untuk mereview dan menambahkan Program Kerja. 
Berikut ini daftar Program kerja PWC ISNU Tahap 2 :
  1. Evaluasi Kinerja Pengurus setiap 3 bulan sekali
  2. Kajian Aswaja di Minggu Ke-2 dan Ke-4 di setiap bulannya
  3. Roadshow dan Konsolidasi Organisasi keliling ke 13 Desa di Kecamatan Tegalwaru
  4. Program "Majlis Kliwon dan Pengajian Islam Nusantara" dengan topik utama Diskusi ISLAM NUSANTARA
  5. Santunan Anak Yatim
untuk lebih lengkapnya terkait Program Kerja PWC ISNU Tegalwaru Masa Khidmat 2019-2021 silahkan dilihat pada link berikut :

(Ahmad Saepudin)
Dokumentasi & Fotografer : Dede Zainal Mustofa, SE

Selasa, 24 September 2019

Ust. Komarudin Jadi Narasumber Kajian Aswaja PWC ISNU Tegalwaru

Tegalsari, ISNU TGW - Setelah disusun Program Kerja Tahap 1, Pengurus ISNU Tegalwaru mulai merealisasikannya satu persatu, Seperti hal nya pada malam Rabu (24/9/2019) telah dilaksanakan Kajian Aswaja yang merupakan Program Kerja dari Seksi Pengembangan Aswaja.
Kajian yang dilaksanakan di Majlis Darul Fikri Kp. Cikuda Ds. Tegalsari ini, dihadiri oleh Pengurus PWC ISNU Tegalwaru, Jamaah Majlis Darul Fikri yang terdiri dari Bapak-bapak, ibu-ibu, Remaja dan Anak-anak. Dan dalam kajian ini Ust. Komarudin bertindak sebagai Narasumber. 
Sebelum dimulai kajiannya, Ust. Komarudin memimpin Tawasul dan Do'a dan diikuti oleh Pengurus ISNU juga jamaah Bapa-bapa, ibu-ibu, remaja dan anak-anak yang hadir.
Pada Acara inti Kajian, Ust. Komarudin menjelaskan terkait Shalat Istisqo' yang mengambil Rujukan dari Kitab Fathul Qorib. 
Berikut Teks Kitab yang beliau jelaskan :
Dari Penjelasan Narasumber, Inti Kajian beliau dapat disimpulkan sebagai berikut :
  1. Shalat Istisqo' yaitu meminta hujan dari Allah SWT
  2. Sholat istisqa’ disunnahkan bagi orang mukim dan musafir ketika ada hajat sebab tidak turun hujan atau sumber air mengering dan sesamanya.
  3. Sholat istisqa’ sunnah diulangi dua kali atau lebih jika belum diberi hujan hingga Allah Swt memberi hujan pada mereka
  4. Maka seorang imam dan orang sesamanya hendaknya memerintah masyarakat untuk bertaubat. Dan bagi mereka wajib menuruti perintah imam sebagaimana yang telah difatwakan oleh imam an Nawawi.
  5. Taubat dari dosa hukumnya wajib, baik diperintah oleh imam ataupun tidak.
  6. Dan diperintahkan agar melakukan sedekah, keluar dari bentuk-bentuk kedhaliman terhadap hamba manusia, berdamai dengan musuh dan melakukan puasa tiga hari sebelum keluar untuk melakukan sholat istisqa’, sehingga dengan hari keluar ini puasa yang dilakukan menjadi empat hari.
  7. Kemudian imam keluar bersama masyarakat pada hari yang ke empat dalam keadaan berpuasa tanpa memakai wangi-wangian dan tidak berhias, bahkan berangkat dengan mengenakan pakaian sehari-hari.
  8. Lafadz ‚bidzlah‛ dengan menggunakan huruf ba’ yang diberi titik satu di bawah serta dikasrah dan dzal yang diberi titik satu di atas dan terbaca sukun. ‚Tsiyab bidzlatin‛ adalah pakaian keseharian yang biasa dikenakan saat bekerja.
  9. Dan berangkat dengan tenang, maksudnya khusyu’ dan merendahkan diri di hadapan Allah.
  10. Mereka berangkat juga disertai oleh anak-anak kecil, orang-orang lansia, dan binatang-binatang ternak.
  11. Imam atau penggantinya melakukan sholat dua rakaat bersama mereka seperti pelaksanaan sholat dua hari raya di dalam tata caranya, mulai dari bacaan iftitah, ta’awudz, bacaan takbir tujuh kali di rakaat pertama, dan bacaan takbir lima kali di rakaat kedua seraya mengangkat kedua tangannya.
  12. Kemudian seorang imam disunnahkan melaksanakan dua khutbah seperti dua khutbah sholat dua hari raya di dalam rukun-rukunnya dan yang lainnya.
  13. Akan tetapi ia membaca istighfar kepada Allah Swt di dalam kedua khutbah sebagai ganti dari bacaan takbir di awal keduanya di dalam khutbah dua hari raya. Maka seorang imam memulai khutbah pertama dengan bacaan istghfar sembilan kali dan memulai khutbah kedua dengan istighfar tujuh kali.
  14. Dua khutbah dilaksanakan setelah pelaksanaan sholat dua rakaat.
  15. Seorang imam hendaknya membalik selendangnya. Maka ia memindah bagian kanan ke bagian kiri dan bagian atas ke bagian bawah. Dan seluruh jama’ah juga membalik selendangnya seperti cara membalik yang dilakukan oleh khatib.
  16. Seorang khatib hendaknya memperbanyak doa baik dengan suara pelan ataupun keras. Ketika khatib memelankan suara, maka para jama’ah juga berdoa dengan memelankan suara. Dan ketika khatib mengeraskan suara, maka para jama’ah mengamini doa sang khatib.
  17. Seorang khatib hendaknya juga memperbanyak bacaan istighfar.
  18. Seorang khatib juga dianjurkan berdoa dengan doa yang dibaca Rosulullah SAW. 
Terkait Do'a yang dimaksud, Ust. Komarudin membagikan selembaran Do'a, sama dengan yang termaktub dalam kitab Fathul Qorib tersebut untuk dibawa oleh jamaah yang hadir.
Do'a tersebut adalah sebagai berikut :
Selesai Kajian Fathul Qorib, Pengurus PWC ISNU Tegalwaru melanjutkan Agendanya dengan Rapat Penyusunan Program Kerja Tahap 2 dan Rapat Pembahasan lainnya. (Ahmad Saepudin)
Dokumentasi & Fotografer : Saepul Rohman

Senin, 23 September 2019

Nomor Keanggotaan ISNU Tegalwaru

Keterangan :
000.00.0000 : (No.Urut).(Bulan Daftar).(Tahun Daftar)

001.08.2019 : Opa Mustopa, S.Pď
002.08.2019 : Ahsan, S.Pd.I
003.08.2019 : Wawan Setiawan, SE
004.08.2019 : Sutresna Himawan
005.08.2019 : Ahmad Saepudin, S.Pd
006.08.2019 : Nenti Suryati, S.Pd
007.08.2019 : Dodi Dores, S.Pd
008.08.2019 : Edi Junaedi, S.Pd.I
009.08.2019 : Kamal Mubayyin, S.Pd.I
010.08.2019 : Nurul Koyimah, S.Pd.I
011.08.2019 : Muhamad Gozali, S.Pd
012.08.2019 : Yusuf Hamdani, ST
013.08.2019 : Asep Sunandar
014.08.2019 : Dede Zainal Mustofa, SE
015.08.2019 : Awang, S.Pd
016.08.2019 : Cepi, S.Pd
017.08.2019 : Saepul Rohman, S.Pd
018.08.2019 : Jamaludin, S.Pd
019.08.2019 : Abdul Arip Rahman, S.Pd
020.08.2019 : Irwan, S.Pd.I
------
021.09.2019 : Lilis Suryani
022.09.2019 : Aden Badri Mustopa, S.Pd.I
023.09.2019 : Ujang Mulyana, S.Hum
024.09.2019 : Bayu Kuswara, S.Kom
025.09.2019 : Aviatan Umarlan, S.Pd
026.09.2019 : Pebi Rahman
027.09.2019 : Hendrik Setiawan, S.Pd
028.09.2019 : Maslan, S.Pd.
029.09.2019 : Agung Prasetyo

Minggu, 22 September 2019

Sejarah Islam di Kabupaten Purwakarta dan Kecamatan Tegalwaru

Oleh : Ahmad Saepudin, S.Pd.

Beberapa hal yang dapat dicari untuk membuat Kesimpulan tentang Sejarah Islam di Kabupaten Purwakarta dan Kecamatan Tegalwaru, diantaranya :
Islam di Kabupaten Purwakarta
  1. Mengenal Syekh Baing Yusuf
Islam di Luar Kecamatan Tegalwaru
  1. Al-'Alim al-'Allamah al-Faqih ash-Shufi asy-Syaikh Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Sayida as-Sampuri al-Faleredi al-Jawi asy-Syafi'i (Mama Sempur)
  2. Syekh Ahmad Syuja’i (Mama Cijengkol) - Plered, Purwakarta
  3. Syekh 'Izzuddin (Mama Cipulus) - Wanayasa, Purwakarta
  4. Syekh Abdullah - Plered, Purwakarta
Islam di Kecamatan Tegalwaru
  1. Pendiri Pondok Pesantren Nurul Amal Karoya : KH. Utim Hidayat Amrullah
  2. Pendiri Pondok Pesantren Nurul Huda Tegalsari : KH. Torpi Bin H. Jupri

Referensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Tubagus_Ahmad_Bakri_as-Sampuri
https://www.nu.or.id/post/read/62676/kh-tubagus-ahmad-bakri-tokoh-dan-guru-sufi-purwakarta-1
https://www.nu.or.id/post/read/62720/kh-tubagus-ahmad-bakri-tokoh-dan-guru-sufi-purwakarta-2-habis

https://cipulus1.blogspot.com/2019/02/biografi-mama-cipulus-pondok-pesantren.html
http://www.purwakartapost.co.id/31/10/2016/pesantren/haul-16-kh-izuddin-bin-kh-muhammad-syueb-cipulus-wanayasa/5982/

Sumber Gambar :
  1. romadecade.org

Sabtu, 21 September 2019

PWC ISNU Kecamatan Tegalwaru 2019-2021 Dilantik

Purwakarta, ISNU TGW - Pimpinan Wakil Cabang (PWC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Tegalwaru Masa Khidmat 2019-2021 beserta Kecamatan lainnya dilantik Sabtu sore (21/9/2019) di Pondok Pesantren Al Muhajrin II Purwakarta. 
Acara pelantikan ini dihadiri beberapa tokoh diantaranya Sekda Kab. Purwakarta, Anggota DPRD Fraksi PKB dan Gerindra, Kepala dan Kasi Madrasah Kementerian Agama Purwakarta, Rois & Wakil Syuriah, Ketua & jajaran Tanfidiyah PCNU, Lembaga dan Badan Otonom NU, Dewan Pakar ISNU serta hadir pula Sekjen KNPI Kab. Purwakarta.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan yang dipandu oleh Rekanita IPPNU.
Kemudian Acara dilanjutkan dengan Prosesi Pelantikan. Diawali dengan Pembacaan SK Oleh Sahabat Ceceng Abdul Qodir, S.Pd.I, Sekretaris PC ISNU Purwakarta. Dan kemudian Pengambilan Sumpah dipandu oleh Wakil Rois Syuriah PCNU Purwakarta, KH. Ahfaz Fauzi Asyikin.

Acara berikutnya dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ketua PC ISNU, Dewan Pakar ISNU, Rois Syuriah NU, Ketua Tanfidiyah NU, dan Sekda Kabupaten Purwakarta.
Ketua PC ISNU, Ahmad Syaroni, SH menyampaikan bahwa Pengurus PWC yang telah dilantik agar jangan "tukcing" atau Dibentuk kemudian "cicing" (Diam), beliau berharap agar segera dilaksanakan Rapat Kerja di masing-masing kecamatan untuk menyusun program kerja yang akan dilaksanakan.

Beliau juga mengingatkan akan tantangan kedepan yang semakin berat, jadi harus peka terhadap perubahan, karena ISNU dengan gerakan Intelektualnya ditunggu NU dan NKRI.
Sambutan berikutnya, Sahabat Oyang Este Binos, S.Fil.I selaku Dewan Pakar ISNU menjelaskan awal mula berdirinya ISNU di Purwakarta, Pengurus ISNU Masa Khidmat 2013-2018 salah satu programnya yaitu mengawal UU Desa No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana ISNU mampu mensukseskan 80 Pendamping Desa (TA PLD didalamnya), hal ini dipilih karena Desa memang begitu penting untuk dikawal Sarjana NU.

Adapun untuk Pengurus ISNU masa Khidmat 2019 - 2022 beliau menyarankan tiga hal berikut :
  1. ISNU menjadi Bank Data Sarjana di Purwakarta, sehingga nanti tersusun data sarjana di Purwakarta.
  2. Mencitrakan diri dengan Kesarjanaannya
  3. Setelah data sarjana tersusun, dengan ruang lingkup dan komunitasnya masing-masing dapat dijadikan ladang dakwah untuk menyampaikan nilai-nilai ASWAJA
Dan PR besar ISNU kedepan adalah harus mampu menangkal Intoleran dan Radikalisme.
Berikutnya, Dr. KH. Abun Bunyamin, MA Rois Syuriah PCNU menyampaikan hal-hal berikut :
  1. Ucapan Selamat kepada PWC ISNU yang telah dilantik
  2. Agar ISNU langsung bekerja dengan programnya
  3. Harus banyak belajar, dan jangan merasa sudah pintar. Sebagaimana beliau kutip perkataan Sayidina Ali k.w. bahwa Orang yang bodoh itu adalah ketika dia merasa dirinya sudah pintar.
  4. Ilmu dibuka dengan bertanya kepada orang lain dan kepada diri kita sendiri. Sebagaimana Filosof-filosof
  5. Dalam Kitab Jam'ul Jawami diterangkan bahwa orang 'alim itu adalah yang mampu menjawab pertanyaan meskipun tidak langsung dijawab pada saat itu.
  6. 'Alim itu adalah salah satu ciri dari seorang Sarjana
  7. Ada 5 kunci Ilmu, yang harus dimanfaatkan dan digunakan dengan baik, yaitu : (a) Mata untuk membaca buku dll (b) Telinga untuk mendengarkan ilmu (c) Mulut untuk membicarakan ilmu semisal dengan diskusi dan lain sebagainya (d) Tangan dengan Rajin Menulis, sebagaimana telah dicontohkan Imam Syafi'i yang menulis ratusan buku dan begitu juga Imam Ghazali yang telah menulis 100 judul buku (e) Tubuh dengan mengamalkan Ilmu, karena dengan mengamalkan ilmu maka akan semakin bertambah dan berkembang.
Sambutan selanjutnya diteruskan oleh Ketua Tanfidiyah PCNU Purwakarta, KH. Bahir Muchlis, M.M.Pd. yang menganjurkan agar ISNU terus melanjutkan pendidikannya ke S2 dan S3 kemudian beliau juga menunggu torehan dan pemikiran Ide dari ISNU untuk membangun NU dan Purwakarta, dan terakhir beliau agar ISNU mengawal kader-kader di IPNU, IPPNU dan PMII.
Terakhir Bapak Sekda Purwakarta, Drs. Iyus Permana, MM menyampaikan agar ISNU yang dilantik mampu berkomitmen untuk memajukan Organisasi ISNU dan mampu memecahkan berbagai macam persoalan. 

Beliau juga meminta agar ISNU bisa bekerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah dalam Pembangunan untuk Purwakarta Istimewa dan tentu harus sejalan dengan Visi dan Misi Bupati Purwakarta. dan sebelum ditutup beliau menjelaskan Program 9 Lengkah Ngawangun Purwakarta Istimewa
Acara ditutup dengan Do'a yang dipimpin oleh Sahabat Deden Saepudin, S.Pd.I. (red : Ahmad Saepudin)

Dokumentasi : Saepul Rohman dan Dok. PC ISNU Purwakarta